Cerita ini sudah lama kira-kira sudah 9 bulan lalu tepatnya di bulan Februari. Kebetulan saya lagi ga ada bahan untuk diposting jadilah cerita ini sebagai postingan saya hari ini. Sebenarnya sudah lama sih pengen menulis cerita ini dan baru kesampaian sekarang. Saya beserta teman-teman jurusan Desain Komunikasi Visual(DKV) ISI Denpasar berkesempatan menghadiri acara dua tahunan mahasiswa DKV seluruh Indonesia di SOLO. Acara tersebut bertajuk Kryasana Mahasiswa Desain Grafis Indonesia KMDGI. Kami berangkat dari tanggal 17 Februari. Pagi-pagi saya sudah ada di kampus mempersiapkan sarana persembahyangan, kebetulan saya jadi Kordinator Kerohanian (Bagian Kepanitiaan yang selalu lekat menempel pada saya…wajahku angker masalahnya). Selesai sembahyang dan mengikuti upacar a pelepasan dari Dekan FSRD, kami pun langsung menuju Art Center tempat bus-bus kami parkir. Cek-cek perlengkapan, peserta dll. Siap semua…saya dan teman-teman pun berangkat menuju pelabuhan Gilimanuk.
SOLO I’m Coming…..
Satu hari dalam perjalanan. Suntuk banget, ga ada yang bisa diajak ngobrol. Sial…ternyata Cuma saya sendiri cowok angkatan 2006 yang ada di bus ini. Yang lainnya angkatan 2007 semua dan saya kurang begitu akrab sama mereka. Gengku Angkatan 2006 ada di bus yang lagi satu. Jadilah saya terdiam sendiri, sedikit mengobrol sama adik-adik kelas, perut lapar ternyata makanan yang saya bawa dari rumah sudah habis mana pengen buang air besar dan tempat transitnya belum nyampe. Benar-benar sial saya di bus ini, terpaksa deh hanya terdiam selama perjalanan ke SOLO.
Setelah seharian dalam perjalanan dalam diam..hehehe…akhirnya palang hijau yang saya nanti-nanti bertuliskan SOLO pun terlihat.
Senangnya hatiku…kota SOLO pun saya sambangi, jadi ingat sama lagu bengawan Solo. Kami pun tiba di Hotel dan hotelnya cukup menyeramkan. Why? Disampingnya kuburan coy…saya pun senang, serasa di rumah… hehehe (rumah saya deket kuburan juga). Tiga hari saya lalui di Solo dengan mempersiapkan stand pameran ISI Denpasar, mengikuti seminar plus workshop rangkaian KMDGI dan tentunya mengelilingi kota SOLO dan menikmati kuliner-kuliner SOLO. Asoy…


Hari ketiga di SOLO, teman saya punya ide cukup gila. “Ke Jogjakarta yuk naik kereta!!!” What? Ke Jogja naik kereta, udah gila yah. Pikirku dalam hati. Emang gila mereka, kita ini masih awam sama yang namanya pulau Jawa apalagi naik kereta api. Ck…ck..ck… Tapi boleh juga tuh kapan lagi naik kereta api, di Bali kan ga ada. Saya pun setuju sama mereka dan berencana berangkat keesokan harinya tanggal 21 Februari. Kami ke Jogja dibagi dua Shift. Lima teman saya ke Jogja duluan, sedangkan saya dan empat teman berangkat belakangan.

Tampang saya tegang gila dalam angkot
Dengan perasaan was-was, takut tersesat kami pun memantapkan diri menuju stasiun Balapan Solo. “ Mas, tolong antar teman-temanku ke Stasiun Balapan yah.” Kata LO kami kepada supir bus dalam bahasa Jawa. Kami pun naik ke bus kota itu…pegang erat-erat tas yang kami bawa takut kecopetan (termakan cerita-cerita copet di acara criminal yang marak di Jawa). “Mas, sudah sampai nih!!” kata supir. Kami pun bayar dan menuju statsiun kemudian bertanya-tanya dimana tempat beli tiket kereta kepada orang disana (terlihat deh bodohnya kita). Tiket kereta pun terbeli. Disinilah ada cerita lucu dan kebodohan kita semakin terlihat jelas. Kami duduk menunggu kereta menuju Jogja datang dan tak lupa sambil menunggu kereta acara foto-foto narsis pun digelar…hehehe. WSssssss……dua tiga kereta datang menurunkan penumpang di Stasiun Balapn Solo. Satu kereta berhenti cukup lama disana. Foto-fotoan terhenti karena kedatangan kereta itu . Setengah jam berlalu. “Kok lama yah?” celetuk teman saya. “Iya nih lama.” jawab temenku yang satunya lagi. Tiba-tiba salah satu temanku namanya Gung WS berkata “Eh tahu tidak, Kereta yang didepan kita itu kereta yang akan kita naiki dan 15 menit lagi akan berangkat.” Hening sejenak….wussss…(Ilustrasi Daun kering beterbangan..hehehe). “bagaimana kalau kita cepat-cepat naik sebelum ditinggal!!” semua menganggukkan kepala…hehehe BODOHnya…. Di dalam kereta dengan interior berwarna hijau sejuk, narsis-narsisan yang terhenti karena kata-kata WS tadi pun dilanjutkan lagi dalam kereta. Kira-kira 2 Jam berlalu, akhirnya kami tiba di Kota pelajar Jogjakarta.
JOGJA….JOGJA…JOGJA….

Menyantap Kopi JOS...KOPI ARENG!!
Akhirnya kami sampai Jogja dengan selamat (untung WS nanya tadi…kalau tidak kita bisa nyasar kemana tuh..heheh). Di Jogja kami menelpon teman-teman yang sudah duluan disana. Mereka sudah mencari dan memboking hotel untuk 9 orang. Sampai di hotel kami meletakkan bawaan dan istirahat sejenak kemudian lanjut hunting di malam Jogja. Wow..asyik…beda banget sama di Bali…kesan malamnya Jogja enak banget, Jawanya kental banget (ya iyalah, namanya juga di Jawa, kalau aura Bali yang kental aneh ngek..). Kami menikmati Angkringan Jogja….ehm menunya hampir sama seperti Angkringan di Sanglah, sate jeroan, nasi kucing, dll. Ada satu minuman yang membuatku tertarik KOPI JOS. Pertama saya kira kopi yang dicampur jahe karena kata JOS yang saya anggap bisa buat badan hangat. Ternyata kopinya dicampur arang..wow…”ga pahit”, pikirku. Tapi enak kok, ga pahit amat, pengen nambah lagi. Selesai berangkringan, kami pun melanjutkan menelusuri jalanan Malioboro. Karena capek, saya dan beberapa teman lain kembali ke hotel. Keesokan harinya kami pun menjelajahi kota Jogja seharian sampai nanti dijemput sama bus kita yang berangkat dari SOLO. Sungguh tercengang melihat papan jalan tempat hotel kita “Jl. Pasar Kembang” wow….yang suka negative thinking pasti tahu tempat ini.

arena PSK Jogja, jalan tempat hotel kami....hahaha...ASOY
Pasar Kembang a.k.a Sarkem itu tempat esek-eseknya Jogja. Kalau di Surabaya itu DOLLY kalau di Bali itu daerah Blanjong atau Padanggalak. Wow…kita nginep di daerah PSK berkeliaran..ASOY….hehehe…kalau tau gtu kan aku bisa hunting…hahaha..
Sungguh perjalanan yang seru ke SOLO dan JOGJA. Sehari rasanya kurang waktu untuk menjelajahi Solo dan Jogjakarta lebih dalam. Perlu seminggu di Jogja dan seminggu lagi di SOLO. Tapi nggak apa-apalah..yang penting pernah nginep di Jalan Pasar Kembang a.k.a SARKEM…heheh. Wahhh jadi panjang postingannya…cukup segini aja deh…sebenarnya masih banyak sih. Lain kali deh, kalau ada kesempatan ke Jogja saya ceritakan lagi…
KANGEN SOLO dan JOGJA….


8 Comments
ee…ud pernah aku posting nih…
bahagia x jenengnya kita di depan baliho maen balon…wakakakakaka
iya qe udah pernah, aq belum nok…
pengalamannya asik banget Ka, saya 4 tahun kuliah di surabaya tapi belum pernah naik kereta api
asyik banget pak, pengen kesanal lagi…
waduh…. ternyata papan jalan SARKEM selalu sj jd idola para turis ha..ha..ha..
bener2 ga tahu pak, kalau kita nginap di SARKEM…
aku nunggu cerita lebih lanjut soal sarkem. awas kalo tidak.
cari dana dulu bli untuk ke jogjanya…